.

"Aikatsu!" Segera Tayang di Indonesia, JKT48 Antusias!



"Aikatsu!" dalam bahasa Indonesia berarti idol activity atau aktifitas idola akan mulai ditayangkan di RCTI mulai Sabtu, 20 September 2014 pukul 06.30 WIB.


Tayangan animasi yang berasal dari Jepang tersebut menceritakan tentang semangat seorang gadis untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang idola terkenal. Diharapkan, tayangan ini akan menjadi inspirasi bagi anak-anak yang menontonnya untuk mengejar cita-citanya menjadi idola.

"Semoga Aikatsu! bisa jadi inspirasi anak-anak," kata Melodi, kapten JKT48, saat konferensi pers di FX Plaza, Senayan, Jakarta, Rabu (10/9/2014).

Rencananya, Aikatsu! Juga akan hadir dalam bentuk game di managamers bisa memainkannya dengan menggunakan special card reader, dan bisa mengganti pakaian serta mengikuti bermacam audisi sehingga idol di dalamnya memiliki banyak fans dan menjadi terkenal.

Di Jepang sendiri tempat lahir Aikatsu! diperhitungkan telah terjual sekira 110 Juta kartu digital Aikatsu!, dan pendapatan sekira 15,9 milliar Yen atau Rp1,6 triliun. Diharapkan, hal serupa akan terulang di Indonesia. 

Peluncuran Aikatsu, dihadiri Harada selaku Deputy General Manager Card Business Department Bandai dan Reino R. Barrack selaku Senior Vice President Business Development PT Global Mediacom Tbk.

Source : Okezone.com

Pose Foto Selfie 'Sakit Gigi' Trend di Jepang!!


Akhir - akhir ini remaja Jepang sedang heboh - hebohnya trend foto selfie dengan menggunakan pose 'Sakit Gigi'. Eittss! Bukan berarti mereka yang berpose 'Sakit Gigi' itu beneran sakit gigi loh sobat. Dengan tangan yang memegang pipi sambil tersenyum atau mulut yang dimajukan trend ini sudah banyak digunakan oleh para remaja Jepang.

Tren ini tak hanya diminati pengguna sosial media saja, bahkan sempat menjadi sorotan majalah fashion terkemuka. Beberapa majalah seperti Nylon, Glow dan lainnya, juga turut merilis cover majalah yang modelnya berpose "sakit gigi". 



Duh, admin juga pengen ikutan trend ini nih hehe~ yuk foto selfie bareng admin ganteng ini~~ :3



Wow! Timun Ini Bisa Bercahaya Dalam Gelap!!



Seperti yang dilansir dari En.rocketnews24.com, Kamis (14/8/2014), seorang netter di Jepang telah mengunggah sebuah foto di forum internet dengan judul "acar timun yang dibuat ibuku menyala dalam gelap".

Ratusan netter pun membicarakannya, berdiskusi mengenai apa penyebab sinar misterius tersebut. Mulai dari kemungkinan radiasi hingga sekadar masalah pencahayaan dilontarkan oleh netter yang penasaran.

"Wah, timun LED!" seru seorang netter. "Apakah itu karena pengaruh pestisida?" tanya lainnya. "Hati-hati! Bisa jadi itu radiasi," imbuh netter lain.
Hebat kan?! Timun aja bisa menyala dalam gelap seperti mainan anak - anak yang Glow in The Dark itu tuh hehehe~ 

Japan Event - Comiket 86 Doujin Games





Sudah waktunya untuk tahun ini musim panas Comiket, dan selain garis besar, gerombolan otaku, dan harta karun yang terbesar dan terbaru di indie scene pembuatan Jepang, ada juga ... videogame. Tentu saja, sesuai dengan semangat Comiket ini kreativitas pengguna, mayoritas pada layar akan indie dikembangkan juga, dan Astebreed studio Edelweiss telah membantu menyusun pemutaran bagian utama dari peserta musim panas ini.

Ini hampir satu jam penuh rekaman hot game Doujin mulai dari novel visual yang berani untuk shmups dan RPG chunky. Apakah sesuatu yang Anda lihat di sini menjadi berikutnya Touhou atau Kantai Collection? Anda tidak pernah tahu.

Wadokei - The Japanese Clock


Hello, hello, HELLOOOOOO! 
We are meet again, and now i wanna post about Wadokei. Do you know Wadokei? Check this out!!
Japanese peoples used to be on time. This is their life style to be a Japanese. The first mechanic clock in the world made by China in year 604 that mechanic was adapted by Japan. Actually, that clock is astronomy instrumental, but it can be a clock of the day. (Waah amazing! )
In 1551 the missionary jesuit from Spain brought the first europe clock to Japan. That clock had a design lantern clock that made from iron. Ieyasu Tokugawa has 1, but Sakoku Political in 1641 made clock maker from Japan feel suffered. They were not understand the mechanical of europe clock (poor them ) but they are smart to adoption mechanical technology of european clock (yaaay! ). Because of Sakoku Political, the clock maker made a clock named Wadokei. Wadokei from Kanji "wa" means Japan and "tokei" means clock. This clock used to move by ballast or pedal. It is same as lantern clock that have big design and shaped be one with table or shelf.
Wadokei with ballast.
Wadokei with pedal. (it usually there at hands clock)
Time system that used by Japan from Edo age until Meiji age is different from Europe. In Europe 1 day divided by 24 hours, in Japan 1 day is divided by day and night according sunrise and sunset. (it is terrible if the day is so long and the night is short )
Nah that is it the history of Wadokei, i hope your cultures about Japan is become more and more. See ya later, readers! 

Ohaguro - The Beautiful Black Smile



Yohaaa!!! readers sekalian!!  :Yb Genki desu? Kali ini saya akan membahas tentang tradisi Jepang yang turun temurun dilakukan oleh masyarakat Jepang dan namanya adalah Ohaguro! :thumbup
Weits! Jangan berprasangka buruk dulu!  :cool Ohaguro ini dilakukan untuk mengawetkan dan memperkuat gigi loh. Dan masyarakat jepang beranggapan bahwa wanita yang menghitamkan giginya dibilang cantik! :malu
Ohaguro  adalah tradisi turun temurun di Jepang pada zaman Meiji. Biasanya tradisi ini dilakukan oleh wanita yang sudah menikah untuk mengawetkan dan memperkuat giginya. Masyarakat Jepang yang tinggal di daerah Kyoto biasa menyebut Ohaguro dengan sebutan Fushimizu. Di dalam kemasyarakatan Jepang kalimat seperti KanetsukeTsukegane, dan Hagurome sudah digunakan.
Tradisi menghitamkan gigi bisa dilihat pada tulang belulang wanita Jepang pada zaman Kofun. Shosoin, sebuah rumah harta karun yang terkoneksi ke Todai-ji di Nara membawa teknik menghitamkan gigi ini ke masyarakat Jepang pada masa Jianzhen tahun 753.
Back to top